Selasa, 01 Juli 2008

Respon masyarakat dan hausnya informasi lewat internet

Saat itu di tahun 2002 mungkin kami salah satu pelopor atau penggerak dalam bidang internet di daerah kabupaten kota dengan harga yang wajar. Saat itu harga internet terbilang mahal sekali. Sampai Rp. 12.000/jam. Walau harga segitu mahal, tetapi respon dan keinginan masyarakat untuk mengetahui lebih luas sangat besar... mahalpun dijabanin.

Dulu tarif tetap dengan perkiraan sekitar Rp. 5000/jam, bahkan saat ini cenderung beradu harga yang tak wajar dan tak perlu hingga di Rp. 3000/jam. Suatu hal yang sangat mustahil bisa bertahan hidup.

Pintu gerbang informasi yang mulai terbuka dengan hadirnya kami, sediit banyak mendorong masyarakat lebih mengenali apa itu internet dan penggunaannya. Mereka dari pelajar, mahasiswa, tukang becak, dagang di pasar, pegawai negri dan swasta, loper koran, sales barang .. semua pada ingin mempergunakan guna mengetahui sedikit banyak informasi dr internet.

Di perjalananya Bina sampai 2005 masih terus berjalan baik dan terus mendulang dan mengajak masyarakat untuk berselancar untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Mengajak mereka lebih terbuka dan lebih mengejar ketertinggalan dari daerah kota yang terlihat wah dan mewah. Dan mengajak mereka dr ketertinggalan informasi da teknologi.


Masyarakat sangat terbantu dengan adanya internet di jaringan kami. Terlintas dalam pikiran saya... bahagia sekali bisa membantu seluruh orang dengan memberikan layanan yang membuat mereka lebih pandai, lebih mengerti, lebih mau belajar dsb.

Teringat pulang sekolah anak-anak SMP dan SMA mencari makalah guna mempertajam ilmu mereka sembari browsing apa yang mereka butuhkan.

Semoga kenangan ini bukan hanya kenangan..tetapi memacu lebih guna dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Sehinngga sedikit banyak membantu merka dr keterisolasian informasi.

Tidak ada komentar: